Kriminalitas

Cabuli ABG, Kakek Dihajar dan Dipolisikan

Kompas.com - 29/11/2012, 18:28 WIB

AMBON,KOMPAS.com - LOM, seorang kakek berusia 64 tahun, harus berurusan dengan pihak kepolisian karena mencabuli seorang gadis di bawah umur.

Kelakuan bejat kakek LOM terjadi pada Rabu (28/11/2012) dini hari. Saat itu, sekitar pukul 04.00 WIT, S (14) tengah tidur di kamarnya.

Tanpa dinyana, kakek LOM masuk ke kamar siswi SMP itu dan langsung meraba-raba alat vital korban. Akibatnya, S terbangun dan langsung berteriak.

Mendengar teriakan S, orang tua korban langsung menuju kamar putrinya. Saat melihat pelaku, orang tua korban langsung menghajar LOM dengan membabi buta.

Puas menghajar pelaku, orang tua S kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Teluk Ambon.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambin dan Pulau-pulau Lease, AKP Agung Tribawanto, kepada wartawan Kamis (29/11/2012) menjelaskan kasus ini sudah ditangani unit PPA Polres Ambon.

"Setelah dilimpahkan, kami langsung melakukan pemeriksaan kepada korban maupun saksi serta kakek itu, dari hasil keterangan dan bukti lainnya, perbuatannya memenuhi unsur-unsur dalam pasal yang dipersangkakan dalam memproses kasus ini," jelas Agung.

Usai menjalani pemeriksaan, pelaku langsung ditetapkan menjadi tersangka dan langsung ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Pulau Ambon.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 290 KUHP dan Pasal 82 Undang- Undang Perlindungan Anak nomor: 23 tahun 2002, dengan ancaman hukuman penjara di atas lima belas tahun.

"Kedua pasal yang dijerat kepada tersangka itu, sudah sesuai dengan perbuatan, sebagaimana juga dikuatkan dengan alat bukti," Agung menegaskan. (K54-12)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau